PESISIR TENGAH (29/9/2026) – Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Jaringan Pendamping Kebijakan Pembangunan (JPKP) Pesisir Barat mempertanyakan progres rehabilitasi jalan Sukanegara–Kampung Jawa. Perkembangan fisik pekerjaan dan ketepatan penyelesaian proyek menjadi perhatian serius.

JPKP menilai pembangunan infrastruktur jalan merupakan salah satu kebutuhan mendasar masyarakat untuk dilaksanakan secara maksimal. Akses jalan ini menunjang aktivitas ekonomi, pendidikan serta mobilitas warga.
Ketua LSM JPKP Pesisir Barat MH Bangsawan meminta pemerintah daerah memberikan penjelasan progres pekerjaan rehabilitasi jalan secara terbuka. Transparansi pelaksanaan proyek sangat diperlukan agar masyarakat mengetahui realisasi pekerjaan sekaligus memastikan pelaksanaan sesuai spesifikasi teknis dan jadwal.
JPKP menegaskan pengawasan proyek infrastruktur bukan bermaksud mencari kesalahan pihak tertentu, melainkan sebagai bentuk partisipasi masyarakat dalam mengawal penggunaan anggaran daerah agar tepat sasaran dan memberikan manfaat nyata,
Dana pembangunan jalan merupakan anggaran publik. Karena itu masyarakat berhak mengetahui pelaksanaan rehabilitasi jalan. Pekerjaan jangan sampai terlambat atau tidak sesuai spesifikasi.
Kabid Bina Marga Pesisir Barat Yusuf Ramadan mengaku belum mengetahui progres terbaru ehabilitasi jalan Sukanegara–Kampung Jawa. Pekerjaan diakui ada keterlambatan akibat hembatan material. Proyek jalan mulai bulan Juli ditargetkan selesai akhir Oktober 2026.
YUAN ANDESTA





