Korban keracunan sebanyak 47 siswa teman kanak-kanak, SD, dan SMP. Dinas Kesehatan Lampung Timur melakukan uji laboratorium sampel makanan, air sumur MBG, dan muntahan siswa guna mengetahui penyebab keracunan.
Kepala Dinas Kesehatan Lampung Timur Ekawati Apriyandri menjelaskan hasil pemeriksaan sampel makanan MBG baru keluar 10 hari. Jika terbukti mengandung zat berbahaya, maka dapur MBG Surya Mataram terancam ditutup permanen.
Menu MBG berupa ayam suwir disinyalir menyebapkan pelajar mengalami keracunan. Berdasarkan kesaksian korban, kondisi ayam sayur berlendir dan rasanya masam. Para pelajar telanjur mengonsumsi menu tersebut hingga mengalami pusing, mual dan muntah muntah.
Puluhan siswa cepat mendapatkan pertolongan medis dan kondisi kesehatan mereka berangsur pulih. Setelah kasus keracunan itu, operasional SPPG Surya Mataram dihentikan sementara. Pengelola SPPG membantu Pemkab Lampung Timur dalam menyelesaikan seluruh biyaya pengobatan para korban.
MUHAMMAD FARID






0 comments:
Posting Komentar