Tabrakan melibatkan truk tronton Hino hijau dengan plat nomor polisi BE 8996 AQ, Colt Diesel kuning BE 8377 NAA, dan truk Fuso. Tronton Hino dikemudikan Anton, warga Tulangbawang, melaju dari Palembang menuju Bandarlampung. Hino berjalan searah dengan Colt Diesel dibawa sopir Ahmad Medi Wahyu, warga Bandarjaya, Lampung Tengah, dan kernet Heri Surahman.
Colt Diesel menyalip tronton Hino. Begitu kembali ke jalurnya menghantam truk Fuso yang melaju searah di depannya. Fuso langsung melanjutkan perjalanan. Hino yang baru disalip tidak bisa menghindar sehingga menabrak Colt Diesel dari belakang.
Insiden ini mengakibatkan kernet Colt Diesel Heri Surahman tewas seketika dan sopir Ahmad mengalami luka berat bagian kaki. Para korban dievakuasi ke rumah sakit. Sementara kabin Colt Diesel maupun tronton Hino sama-sama melesak setelah membentur bak dengan keras. Apalagi kedua angkutan sama-sama sarat muatan.
Tabrakan beruntun berdampak kemacetan lalu-lintas sampai puluhan kilometer. Sambil mengevakuasi korban dan menggeser truk, polisi melakukan olah tempat kejadian perkara serta mengurai kemacetan dengan sistem buka tutup. Namun, kemacetan masih mengular sampai Selasa siang 10 Februari 2026.
Begitu panjangnya kemacetan, sopir truk Lintas Sumatera mengeluh karena antrean belum bergerak sejak jam enam pagi sampai Selasa siang. Penumpukan kendaraan tidak terhindarkan karena banyaknya kendaraan keluar tol masuk jalan arteri.
SULISTIONO






0 comments:
Posting Komentar