Rabu, 28 Oktober 2026

Erupsi Anak Krakatau, Abu Vulkanik Selimuti Pulau Sebesi

 LAMPUNG SELATAN (28/10/2026) -  Aktivitas vulkanik Gunung Anak Krakatau di Selat Sunda kembali meningkat signifikan pasca erupsi pada Selasa (27/10/2026).

Erupsi terjadi saat tim BKSDA Lampung melakukan patroli. Hembusan abu vulkanik terpantau membumbung tinggi dan terbawa angin hingga ke permukiman di Pulau Sebesi dan wilayah Kalianda, Kabupaten Lampung Selatan.Dampaknya, aktivitas nelayan pesisir terganggu.

Sejumlah nelayan menghentikan sementara aktivitas melaut demi keselamatan.Seorang nelayan di Dermaga Bom Kalianda, Deni, mengatakan sebaran abu sudah terlihat di perairan Pulau Sebesi.

Jalur tangkap nelayan yang berada di sekitar Pulau Sebesi, Pulau Sebuku, hingga mendekati Gunung Anak Krakatau terpaksa dihindari.

Warga Pulau Sebesi juga mendapat arahan untuk bersiap evakuasi jika aktivitas erupsi terus membesar.

Menindaklanjuti hal itu, Pemkab Lampung Selatan menggelar rapat koordinasi bersama Forkopimda dan instansi terkait untuk mitigasi bencana.

Wakil Bupati Lampung Selatan, M. Syaiful Anwar, mengatakan aktivitas Gunung Anak Krakatau masih berlangsung dengan peningkatan signifikan sejak kemarin, berdasarkan pemantauan pihak berwenang.

Pemkab telah membentuk tim khusus, memetakan titik kumpul evakuasi, serta menyiagakan armada Damkar, ambulans, dan posko kesehatan.

Bersama Sekda, Pemkab juga mengutus tim untuk meninjau langsung dampak abu vulkanik di Pulau Sebesi.

Hasil pemantauan terakhir menyebutkan kondisi di Pulau Sebesi berangsur kondusif.Pemkab mengimbau masyarakat, khususnya nelayan, untuk tidak mendekati pusat aktivitas Gunung Anak Krakatau dan mematuhi arahan petugas.

 

ROY SHANDY

0 comments:

Posting Komentar

 
×
×
data-ad-slot="9110068254" data-ad-format="auto" data-full-width-responsive="true">