Jasad bayi pertama kali ditemukan seorang buruh harian lepas yang hendak mandi usai mencabut singkong, sekitar pukul 11.00 WIB. Saat itu saksi melihat jasad mengambang di aliran sungai yang tidak mengalir akibat musim kemarau.
Temuan itu kemudian dilaporkan warga melalui layanan darurat kepolisian 110.
Kasat Reskrim Polres Lampung Utara, AKP Ivan Roland Cristofel membenarkan penemuan tersebut, Kamis (15/10/2026).Dari pemeriksaan awal, korban berjenis kelamin perempuan dengan panjang tubuh sekitar 55 sentimeter.
Tali pusar dan ari-ari masih melekat, diduga baru dilahirkan.Pada tubuh korban ditemukan luka di bawah ketiak kiri, memar di wajah kanan, dan luka robek di pinggang.
Kondisi jasad sudah membusuk dan ditemukan belatung. Polisi memperkirakan kematian terjadi 4-5 hari sebelum ditemukan.Di lokasi, petugas mengamankan satu kantong plastik merah yang diduga digunakan untuk membungkus bayi.
Lokasi penemuan berada di perbatasan Desa Bumi Jaya dan Desa Bumi Restu, sekitar 300 meter dari permukiman warga dan tidak terdapat CCTV.Saat ini jasad korban berada di kamar jenazah RSUD Mayjen HM Ryacudu Kotabumi.
Polisi masih melakukan penyelidikan untuk mengungkap identitas korban, keberadaan orang tua, serta penyebab pasti kematian.Kasus ini masih didalami melalui olah TKP, pemeriksaan saksi, dan pemeriksaan medis lanjutan.






0 comments:
Posting Komentar