PRINGSEWU (24/1/2026) - Satu lagi, pembunuh Legiman di lapo tuak Wates Selatan, Gadingrejo, Pringsewu, dibekuk. Pelaku ketiga ini turun gunung karena demam setelah sebulan sembunyi di tengah hutan dan perkebunan.
Pria bernisial Sup, warga Kecamatan Way Lima, Kabupaten Pesawaran, itu ditangkap pada Jumat, pukul 01.00 dinihari, di rumah seorang warga di kecamatan yang sama.
Kepada sejumlah media, Kapolsek Gadingrejo, Iptu Sugiyanto, mengatakan pria berusia 45 tahun tersebut, diduga berperan sebagai penjemput Legiman ke warung tuak.
Setelah menjemput, warga Waylima itu juga ikut mendorong dan memukul Legiman, sebelum tewas ditujah temannya pada Kamis Dinihari, 22 Desember 2025 yang lalu.
Iptu Sugianto menyebut pihaknya sudah menangkap ketiga pembunuh Legiman, petani asal Dusun Tambah Sari, Pekon Tambahrejo Barat, Kecamatan Gadingrejo, Pringsewu.
Saat diperiksa, Sup juga bercerita tentang pelariannya ke hutan dan perkebunan. Selama sebulan ia berpindah-pindah tempat dan tidur di gubuk kebun milik warga.
Untuk bertahan hidup, Sup mengaku mengandalkan tanaman perkebunan, seperti pisang, singkong, dan pepaya. Ia juga mengaku sering tidak makan seharian.
Ditambah perasaan kangen kepada anak dan isteri, Sup demam selama bersembunyi. Ia memutuskan turun gunung dan baru tiba di kampungnya setelah dibantu seorang warga selama tiga hari.
Selain Sup, Polres Pringsewu sudah mengamankan dua pembunuh Legiman lainnya, masing-masing Doni Pratama, yang diduga berperan sebagai penujah dan Nofriyanto, pemegang tubuh Legiman, hingga akhirnya tewas.
PIYAN AGUNG






0 comments:
Posting Komentar