Jumat, 30 Oktober 2026

Gubernur Lampung Dorong Desa Mulang Maya Jadi Destinasi Wisata Budaya Unggulan

 LAMPUNG UTARA (30/10/2026) - Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal mendorong Desa Mulang Maya di Kotabumi Selatan, Lampung Utara, untuk tumbuh sebagai destinasi wisata budaya. Ia ingin tradisi leluhur tetap hidup, sekaligus memberi dampak ekonomi nyata bagi warga.

Menurutnya, desa wisata tidak bisa hanya mengandalkan panggung kesenian. Kuncinya ada pada tiga hal yang berjalan bersamaan: budaya yang dilestarikan, masyarakat yang diberdayakan, dan produk lokal yang diperkuat. Dengan begitu, potensi wisata bisa tumbuh berkelanjutan.

Hal itu disampaikan Gubernur yang akrab disapa Mirza saat kunjungan kerja ke Desa Mulang Maya, Kamis (29/10/2026) pagi. Ia datang bersama jajaran Pemprov Lampung, Bupati Lampung Utara Hamartoni Ahadis, Wakil Bupati Romli, serta Forkopimda.

Mulang Maya sendiri merupakan satu dari 15 desa wisata budaya di Lampung. Status tersebut menjadi pintu masuk untuk memperkenalkan identitas dan kekayaan tradisi Lampung ke khalayak yang lebih luas.

Kedatangan rombongan disambut hangat dengan tarian adat, atraksi pencak silat, dan tabuhan cerik, musik khas daerah. Sambutan itu menjadi gambaran betapa kayanya modal seni dan tradisi yang dimiliki desa ini.

Pemprov Lampung ingin Mulang Maya tidak berhenti sebagai tempat singgah. Desa ini diharapkan menjadi ruang belajar budaya, tempat nilai-nilai yang diwariskan turun-temurun bisa benar-benar dirasakan pengunjung.

Selama ratusan tahun, budaya Lampung telah menjadi perekat persatuan dan perdamaian. Karena itu, pelestariannya perlu terus diperkuat, terutama dengan melibatkan generasi muda agar tidak hilang oleh zaman.

Pengembangan ini juga diarahkan untuk membangun pemahaman lintas suku tentang falsafah hidup masyarakat Lampung. Nilai-nilai lokal tersebut diharapkan menjadi identitas bersama di tengah arus globalisasi.

Ke depan, program yang disiapkan akan fokus pada pelestarian budaya, pemberdayaan warga, dan peningkatan kualitas pariwisata. Konsepnya tidak hanya menampilkan kesenian, tapi juga mengajak wisatawan menyelami sejarah dan cara hidup masyarakat Mulang Maya di masa lalu.

Pendekatan seperti itu yang akan menjadi pembeda, sekaligus daya tarik bagi wisatawan yang ingin mengenal Lampung lebih dekat.

Dalam kunjungan tersebut, Gubernur juga menyempatkan meninjau stan UMKM. Beragam produk khas ditampilkan, mulai dari kain tradisional, kikat, baju adat Lampung, aneka kuliner, kue, hingga suvenir.

Produk lokal ini menjadi penopang penting bagi desa wisata. Selain memperkaya pengalaman wisatawan, UMKM juga mendapat panggung promosi yang lebih luas.

Jika dikembangkan secara terarah dan melibatkan warga, Mulang Maya diyakini bisa memberi manfaat ganda: menjaga warisan leluhur tetap lestari, sekaligus menggerakkan roda perekonomian masyarakat.



ADI SUSANTO

0 comments:

Posting Komentar