Korban berinisial ARA, usia sembilan tahun, awalnya bermain lempar kelereng dari jembatan ke sungai bersama tiga temannya. Bocah itu coba mengambil kembali kelereng tetapi mengalami naas. Ia tenggelam dan tidak muncul lagi.
Camat Tanjungkarang Timur Dedi Saputra mengatakan teman-teman ARA lari meminta pertolongan warga sekitar dan kebetulan bertemu kepala lingkungan. Warga turut berdatangan menuju sungai. Lokasi korban tenggelam merupakan alur sungai dengan kedalaman dua meter dan terdapat pusaran air.
Pencarian beberapa menit menemukan ARA dalam kondisi tidak bergerak. Warga maupun babinsa dan bhabinkamtibmas coba memberikan bantuan pernafasan tetapi tidak ada respon. Jerit tangis keluarga pun pecah.
Korban dilarikan ke Puskesmas Kampung Sawah. Pemeriksaan medis menyatakan bocah sembilan tahun itu sudah meninggal dunia. Jenazah langsung dibawa ke rumah duka dan keluarga mempersiapkan pemakaman.
Camat Tanjungkarang Timur maupun aparat kelurahan mengimbau orangtua lebih meningkatkan pengawasan terhadap aktivitas anak-anak di sekitar sungai dan lokasi rawan lainnya.
ARI IRAWAN






0 comments:
Posting Komentar