Rabu, 13 Juli 2022

Kapal Eksekutif Kandas Tujuh Jam di Pulau Prajurit Bakauheni

BAKAUHENI (13/7/2022) -  Kapal Eksekutif KMP Batumandi kandas tujuh jam di sekitar Pulau Prajurit, Perairan Selat Sunda, antara Merak dan Bakauheni pada Rabu, 13 Juli 2022. Tak bisa bergerak sejak pukul 10.55, kapal berhasil sandar kembali di Bakauheni pukul 17.23.

Setidaknya 393 penumpang terpaksa merelakan waktunya berjam-jam di sekitar Pulau Prajurit sebelum dievakuasi. KMP Batumandi juga mengangkut 143 kendaraan roda empat dan 5 unit sepeda motor.

KMP Batumandi berangkat dari Dermaga Eksekutif Pelabuhan Bakauheni pada pukul 10.42. Belasan menit kemudian, kapal diduga mengalami masalah di mesin kiri, yang membuat haluan kandas di ujung Pulau Prajurit.

Setelah memperoleh pesan dari nakhoda kapal, terutama atas kebutuhan tugboat, tim evakuasi dari Pelabuhan Bakauheni bergerak mulai pukul 11.20. Yang pertama-tama dilakukan mengerahkan pasukan ke dalam kapal untuk menenangkan penumpang.

Beberapa jam kemudian, tim evakuasi mengerahkan tugboat dan kapal penyelamatan untuk penumpang yang bersedia kembali ke Pelabuhan Bakauheni. Mereka dievakuasi dari KMP Batumandi ke kapal penyelamat.

Dengan kecepatan angin 2 hingga 5 not arah Barat Laut dan arus laut ke Utara, KMP Batumandi ditarik dengan tugboat ke Pelabuhan Bakauheni. Prosesnya terbantu alam yang kebetulan mulai surut.

KMP Batumandi sandar kembali di Pelabuhan Bakauheni pukul 17.23. Dalam waktu sejam para penumpangnya diarahkan ke kapal lain untuk menyeberang ke pelabuhan Merak.

Umumnya penumpang tampak kelelahan berada berjam-jam di atas kapal yang kandas. Mereka kebanyakan memilih kapal regular dengan segera untuk menyeberang ke Pelabuhan Merak.

Siti Maimunah, seorang penyeberang tujuan BSD Tangerang,  menyebut penyeberangannya kali ini cukup melelahkan. Meskipun demikian ia bersyukur bisa kembali sandar di Bakauheni dengan selamat.

Kandasnya KMP Batumandi juga membuat trip penyeberangan kapal eksekutif terganggu sejak siang. Otoritas pelabuhan memutuskan memindahkan kendaraan dan penumpang ke terminal regular.

Anton, seorang pemudi asal Palembang tujuan Jawa, saat menjelang magrib, mengatakan ia sudah berjam-jam menunggu kepastian menyeberang dengan kapal eksekutif. Penyeberangan tertunda karena menunggu KMP Batumandi sandar.

Didit Pramana, Kasi Ops Basarnas Lampung, mengatakan evakuasi KMP Batumandi berlangsung lancar karena koordinasi yang baik antara Otoritas Pelabuhan, Polairuid, TNI, Basarnas, dan pihak lain yang terkait.

ROY SHANDI

0 komentar:

Posting Komentar