Jumat, 03 Juni 2022

Bupati Tanggamus Halalbihalal Sampai Pelosok Kelumbayan

KELUMBAYAN (3/6/2022) – Bupati Tanggamus Dewi Handajani berhalalbihalal 1443 Hijriah di pelosok SMP Negeri 1 Pekon Penyandingan, Kelumbayan Induk, Jumat 3 Juni 2022. Agenda bermaaf-maafan ini memperkokoh silaturahmi dengan keluarga besar Dinas Pendidikan.

Halalbihalal ini merupakan agenda ke-10 sekaligus penutup rangkaian kegiatan Dinas Pendidikan. Selain Buapti Dewi Handajani, acara dihadiri kepala Dinas Pendidikan Yadi Mulyadi, dan K3S Tanggamus Ida Bagus Ketut Budhi Artama.

Jajaran pejabat daerah juga hadir yaitu Camat Kelumbayan Induk Nouval Syahri, Camat Kelumbayan Barat Mansyurin, Danramil Cukuhbalak, Kapolsek Limau, KSPLP, K3S Kelumbayan Barat, Kepala Puskesmas Kelumbayan Induk, Ketua MPAC Pemuda Pancasila Limau serta seluruh tenaga pendidikan PAUD hingga SMP.

Bupati Dewi Handajani mengatakan halalbihalal dengan mengucapkan minal aidin wal faizin, mohon maaf lahir dan batin. Agenda ini memperkokoh silaturahmi keluarga besar Dinas Pendidikan dengan Pemkab Tanggamus. 

Bupati juga mengajak seluruh guru dan masyarakat Tanggamus tetap menjaga protokol kesehatan sekaligus memajukan pendidikan. Halalbihalal patut disyukuri Idul Fitri 1443 Hijriah bisa dirayakan dengan bertatap muka. Dua lebaran sebelumnya terhambat akibat pandemi covid-19.
 
Pembelajaran pun berubah dari sistem daring menjadi tatap muka. Bupati Tanggamus juga berharap dewan guru bersemangat mengajar dengan mematuhi protokol kesehatan. Pemerintah memberikan kelonggaran beraktivitas tanpa masker di luar ruangan. Masyarakat dianjurkan tetap pakai masker jika merasa lebih nyaman dan terlindungi.

Kunjungan ke Kelumbayan Induk bukan sebatas halalbihalal. Bupati Dewi Handajani juga meresmikan Puskesmas Pembantu Paku serta Jembatan Way Paku. Puskesmas tersebut baru direhab menjadi lebih representatif guna meningkatkan pelayanan kesehatan.

Pemkab Tanggamus juga membangun Jembatan Way Paku sesuai permintaan masyarakat. Jembatan tersebut mengalami kerusakan berat sehingga menghambat akses kawasan wisata, perekonomian maupun mobilitas masyarakat.

MAULANA AS

0 komentar:

Posting Komentar