Senin, 10 Januari 2022

Putihdoh setelah jadi Jalur Wisata Pesisir Tanggamus

CUKUH BALAK (9/1/2021) Pelan-pelan, pariwisata mengubah wajah pekon sepanjang Pesisir Kabupaten Tanggamus. Salah satu di antaranya Putihdoh, yang memiliki objek wisata Pantai Karang Putih.

Meski berjarak 90 KM dari Bandarlampung, pelancong memburu tempat wisata ini karena memiliki batu menjulang, batu karang berwarna putih, dan pantai berpasir putih.

Pantai Karang Putih terletak di Desa Putih Doh, Kecamatan Cukuh Balak.  Terletak di sebelah Selatan dari Kotaagung, ibukota Kabupaten Tanggamus. Untuk sampai ke sana dari Bandarlampung bisa melalui Pasar Pringsewu, terus ke arah Pardasuka, Bulok, Tanjakan Gayau, Limau, dan Badak.

Warga yang hendak menuju Putihdoh juga bisa melewati Pesisir Bandarlampung ke arah Pesawaran. Dari Padangcermin, jarak ke Cukuh Balak mencapai 90 kilometer.

Dibandingkan dengan pekon lain di pesisir Tanggamus, Putihdoh termasuk luas, mencapai 3.427 hektare, dengan jumlah penduduk 2.895 jiwa,  750 Kepala Keluarga , yang tersebar di enam dusun: Sukamaju, Pasar lama, Sukajaya, Joharbaru, Sawah Atas,  dan Tamansari.

Di era Muzallip sebagai kepala pekon, Pasar Putihdoh berkembang pesat setelah pembangunan pasar desa, yang semula berpindah-pindah, dari satu lokasi ke lokasi yang lain.

Sebagai ibu kota Kecamatan Cukuh Balak, Putihdoh juga memiliki kantor pos dan puskemas untuk melayani warga. 

Pekon Putihdoh juga memiliki ambulans sendiri, yang diberikan oleh Bupati Tanggamus bersamaan dengan desa lainnya beberapa waktu yang lalu.

Pekon ini juga memperhatikan pendidikan, terutama untuk PAUD. Dana desa sebagian dikuncurkan untuk membangun sarana pendidik agar anak-anak berusia belia memperoleh pengajaran sebelum jenjang Sekolah Dasar.

Jika jalan dan gang-gang Pekon Putih Doh di enam dusun dilewati umumnya sudah tertata dengan baik, terutama dari drainase, mulai dari pinggir jalan, permukiman, hingga ke ujung siring di sungai sekitar.

Setelah drainase, pembangunan rabat beton juga menjadi prioritas pemakaian Dana Desa dari tahun ke tahun. Meski belum menyetuh seluruh dusun, namun pembangunan telah membentuk permukiman di Putihdoh lebih baik.

Kepala Pekon Muzallip mengatakan, meski sudah banyak infrasruktur yang dibangun, ia tetap mempriotaskan hal tersebut pada Anggaran Dana Desa Tahun 2022. Masih banyak jalan dan gang yang tahap pengerasan, belum dirabat beton.

YUNADA YAMIN 

0 komentar:

Posting Komentar