Kamis, 14 April 2022

Mahasiswa Duduki Ruang Paripurna DPRD Lampung Utara

KOTABUMI (14/4/2022) -  Ratusan mahasiswa, yang tergabung dalam Aliansi Masyarakat Lampung Utara Bergerak, menduduki ruang paripurna DPRD kabupaten setempat, Kamis 14 April 2022, karena saat unjuk rasa mereka tidak disambut seorang pun dari pimpinan dan wakil rakyat di sana.

Sebelum berhasil masuk, ratusan mahasiswa sempat dihadang oleh petugas yang berpakaian anti huru-hara. Diduga karena mengkhawatirkan terjadi benturan, pasukan mundur, dan mempersilakan para mahasiswa masuk ke dalam ruang paripurna.

Datang dari luar dengan cuaca panas dan tiba di dalam ruang rapat paripurna yang dingin, membuat para mahasiswa ngadem sejenak. Sebagian dari mereka menyebut enaknya fasilitas menjadi wakil rakyat.

Beberapa menit kemudian, Koordinator Aliansi Masyarakat Lampung Utara bergerak tampil membacakan tuntutan di podium yang biasanya dipakai para wakil rakyat di sana. Mahasiswa berada di sana sekitar 30 menit.

Ratusan mahasiswa mulai bergerak pukul 08.00 pagi dari sekitar Kantor Pemda. Dengan umumnya naik sepeda motor mereka konvoi ke arah Tugu Payan. Satu jalur jalan Lintas Sumatera Kotabumi itu dikuasai mereka.

Di tugu Payan, mahasiswa mengadakan orasi. Mereka menuntut 4 hal: menolak kenaikan harga BBM yang tidak pro rakyat, PPN 11%,  minyak goreng, harga bahan pokok,  dan meminta Pemerintah menindak tegas pencetus wacana penundaan pemilu dan perpanjangan masa jabatan Jokowi.

Selesai orasi di Tugu Payan, mahasiswa bergerak ke Kantor DPRD Lampung Utara. Karena tidak ada seorang dari pimpinan dan wakil rakyat di sana, mereka berhasil memasuki halaman, dan ruang paripurna, setelah adu argumen  dengan  petugas.

Kasubag Humas dan Protokol DPRD Lampung Utara Rahadian Aksa mengatakan seluruh pimpinan dan anggota Dewan di sana hearing dengan Pemkab di luar gedung. Demikian juga sekretariat kantor wakil rakyat itu.

Korlap Aksi M. Fajar Santoso mengatakan mereka akan datang lagi pada Senin mendatang menemui para wakil rakyat untuk menyampaikan tuntutan kepada DPRD Lampung Utara.

Unjuk rasa Aliansi Masyarakat Lampung Utara bergerak bubar pukul 12.00 sebelum azan Zuhur menggema.

ADI SUSANTO

0 komentar:

Posting Komentar