Senin, 26 September 2022

Didatangi Kemendagri, Wali Kota Bandarlampung Menghilang

BANDARLAMPUNG (26/9/2022) -  Wali Kota Bandarlampung Eva Dwiana, Senin, 26 September 2022,  menghilang saat Kemendagri datang untuk konfirmasi Instagram viral Hotman Paris tentang ribuan guru PPPK Kota belum digaji selama 9 bulan, dari Desember 2021.

Sesuai permintaan Hotman Paris, lewat instagramnya @hotmanparisofficial,  yang diunggah Senin Pagi, 26 September 2022, Kementerian Dalam Negeri bergerak cepat mengutus tim ke Bandarlampung, yang dipimpin Itjen Tumonggi Siregar.

Datang siang hari ke Bandarlampung, Itjen Kemendagri hanya bertemu dengan Sekda, Inspektur Pemerintah Provinsi dan Kota, dan sejumlah pejabat Pemkot terkait di bidang keuangan dan administrasi.

Dalam pertemuan itu, Sekda Sukarma Wijaya mengatakan Pemerintah Kota tidak memiliki uang untuk membayar 1.166 guru PPPK. Namun, jika ada perintah,  ia menyebut pihaknya akan membayarkannya.

Itjen Kemendagri Tumonggi Siregar mengatakan ia akan melaporkan hasil pembicaraan dengan pimpinan Pemerintah Kota Bandarlampung. Namun, Kemendagri tetap meminta Pemkot membayar segera gaji 1.166 guru PPPK tersebut.

Gaji para guru PPPK Bandarlampung menjadi viral pada Senin Pagi, 26 September 2022, karena perwakilan mereka mendatangi pengacara Hotman Paris, yang kini dikenal sebagai host dan selebgram.

Pengacara Hotman Paris, lewat instagramnya  @hotmanparisofficial, meminta Komisi Pemberantasan Korupsi memeriksa Wali Kota Bandarlampung Eva Dwiana terkait belum menggaji ribuan guru PPPK selama 9 bulan.

Hotman Paris juga meminta Mendagri, Mendikbudristek, dan DPR menurunkan tim ke Bandarlampung untuk menyelidiki perkara tersebut dan memberikan jaminan kepada guru PPPK tidak dipecat semena-mena oleh Wali Kota Bandarlampung.

Para perwakilan guru PPPK menyebut mereka seharusnya menerima gaji sejak Desember 2021 yang lalu, karena sudah lulus menjadi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja.

Sebelum bertemu Hotman Paris, para perwakilan guru PPPK juga menyebut sudah ke DPR RI dan berbagai lembaga terkait di Jakarta. Mereka memperoleh informasi tentang Kementerian Keuangan sudah mentransfer dana Rp81 miliar untuk gaji mereka.

DANDI SUCIPTO

1 komentar: