Selasa, 16 Agustus 2022

Bandarlampung: Truk Rem Blong Hantam Taman dan Motor

BANDARLAMPUNG (16/8/2022) – Sebuah truk tronton bermuatan plastik menghantam taman dan pengendara motor di Jalan Sultan Badarudin, Gedongair, Tanjungkarang Barat, Bandarlampung, Selasa 16 Agustus 2022. Truk melaju tidak terkendali akibat rem blong.

Tronton hijau dengan pelat nomor polisi BK 8758 TK mengalami rem blong ketika melaju di turunan Jalan Sisingamangaraja pukul 07.30 WIB. Suasana lalu-lintas sedang ramai. Truk bermuatan 20 ton plastik berisiko menabrak kendaraan lain akibat rem tidak berfungsi.

Sopir Syamsudin coba memperlambat laju kendaraan dengan menabrakkan ke taman. Truk hanya oleng sedikit dan tetap melaju kencang hingga berpapasan dengan dua mobil dan empat motor dari arah berlawanan. Sementara di depan truk dengan laju searah terdapat empat motor.

Selintas berpapasan dengan dua mobil, tronton menekuk stir ke tengah agar tidak menabrak pengendara motor emak-emak. Namun, laju truk masih kencang dan ruang manuver begitu sempit. Motor itu pun terhantam hingga terpental ke kiri. Pengendara motor nyaris saja tergilas roda belakang.

Tiga detik berikutnya giliran pengendara motor bapak-bapak berjaket kuning mengantar anak sekolah kena serempet. Sang anak melompat pada saat tepat hingga lolos dari kecelakaan fatal. Truk terus melaju dengan posisi mengambil jalur tengah.

Syamsudin merasakan rem tidak berfungsi saat truk masuk turunan Jalan Sisingamangaraja Gedongair. Demi menghindari bahaya kecelakaan, ia mengambil jalur Jalan Sultan Badarudin. Truk sengaja ditabrakkan ke taman dengan maksud menghambat kecepatan. Namun, kendaraan sempat menabrak satu motor dan baru berhenti setelah melaju 100 meter.

Kanit Gakkum Satlantas Polresta Bandarlampung Ipda Gunawan menelusuri laporan beserta video truk seolah-olah kebut-kebutan. Penelusuran polisi menemukan truk asal Medan dengan nomor polisi BK 8758 TK membongkar muatan plastik di gudang Gedongair, Tanjungkarang Barat.

Rem tronton rupanya membatu sehingga melaju tidak terkendali. Truk berbahaya jika terus melewati turunan Jalan Sisingamangaraja. Sopir membuang ke kanan karena menghindari risiko lebih fatal. Insiden ini mengakibatkan korban material.

DIYON SAPUTRA

0 komentar:

Posting Komentar