Jumat, 16 September 2022

Wajah dr. Ruskandi dan Dekan Unila Tegang Usai Diperiksa KPK

BANDARLAMPUNG (16/9/2022) -  Wajah dokter spesialis anak, dr. Ruskandi, tampak tegang selesai diperiksa petugas Komisi Pemberantasan Korupsi di Gedung Serbaguna Polda Lampung, pukul 16.00, Jumat, 16 September 2022.

Memakai baju batik berwarna hijau dan berpeci hitam, dr. Ruskandi bergegas masuk ke dalam bersama seorang lainnya ke dalam kendaraannya.

Selang beberapa menit, dra. Ida Nurhaida, dekan Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Unila, turun bersama dua wanita lainnya, dari lantai atas Gedung Serbaguna Polda Lampung, tempat mereka diperiksa.

Dr. Ruskandi dan dra. Ida Nurhaida diperiksa mulai pukul 10.00. Waktu datang dan lama pemeriksaaan hampir sama dengan sehari sebelumnya terhadap Dekan Fakultas Kedokteran Prof. Dr. Dyah Wulan Sumekar, Dekan Fakultas Hukum Dr. M. Fakih, Dekan Fakultas FKIP Prof. Dr. Patuan Raja, Dekan Fakultas Teknik Dr. Eng. Helmy  Fitriawan, Dekan Fakultas Pertanian Prof. Dr.Ir. Irwan Sukri Banuwa.

Sehari sebelumnya KPK Juga memeriksa Budi Utomo, Kepala Biro Perencanaan dan Humas  Universitas Lampung, Tri Widjoko, Staf Pembantu Rektor I, dan Dr. Mualimin, dosen. Ketiganya sebelumnya juga sempat diperiksa di Gedung Merah Putih, Jakarta.

KPK memeriksa para dekan dan staf rektorat Unila terkait OTT lembaga anti rasuah itu terhadap Rektor Karomani, yang kini menjadi tersangka bersama Wakil Rektor 1 Bidang Akademik Heryandi, Ketua Senat M Basri, dan Andi Desfiandi dari Darmajaya.

Berbeda dengan sehari sebelumnya, saat pulang pada pukul 16.30, penyidik KPK membawa dua koper besar dan sebuah kardus usai memeriksa dr. Ruskandi dan dra. Aida, yang diduga berisi berkas hasil penggeledahan dari tempat praktek dokter spesialis anak dan Gedung FISIP beberapa waktu lalu.

ARI IRAWAN

0 komentar:

Posting Komentar