Kamis, 24 Juni 2021

Tokoh dan Keluarga Pembakar Polsek Candipuro Datangi Polres

KALIANDA (24/6/2021) – Sejumlah tokoh dan keluarga tersangka pengrusakan Polsek Candipuro, Lampung Selatan mendatangi Mapolres setempat, Kamis 24 Juni 2021. Mereka membesuk tersangka dan meminta penangguhan penahanan.

Tokoh agama kecamatan Candipuro, Ahmad Mirzazi yang juga pengasuh Pondok Pesantren Hidayatuttulab, mengatakan, dirinya bersama tokoh agama dan juga keluarga para tersangka sengaja mendatangi Mapolres Lamsel untuk memberikan dukungan kepada tersangka.

Priambo Buono, adik salah seorang  tersangka berharap, dukungan yang telah diberikan oleh seluruh pihak dapat memberikan hasil sesuai dengan harapan, yaitu keringanan hukuman kepada para tersangka.

Sementara itu Kuasa hukum para tersangka Arif Hidayatullah mengungkapkan, selain mempercepat proses hukum, pihaknya pun berharap para tersangka mendapat hukuman yang seringan-ringannya ketika di pengadilan. Dia mengatakan, para tokoh agama dan tokoh masyarakat itu pun datang sebagai wujud solidaritas dan memberikan dukungan moril kepada para tersangka yang berjumlah 14 orang itu.

GELLY

1 komentar:

  1. Ijin menyampaikan bahwa kami dr Forum Silaturahim Toga dan Tomas Candipuro memohon kepada pihak institusi kepolisian beberapa hal yg ingin disampaikan terkait persolan candipuro secara utuh

    1. 1. Berdasar dr pengamatan, data dan fakta, bahwa yg paling dominan yg melatar belakangi peristiwa pengrusakan dan pembakaran mapolsek Candipuro adalah persoalan *sosial*, informasi yg tdk tersampaikan scr utuh kpd pihak2 terkait, keresahan warga masyarakat akan maraknya begal dan kejahatan2 yg terjadi di wilayah kecamatan candipuro,

    2. Bahwa ada tindakan kriminal,,, iya... Dan scr hukum tdk dibenarkan.
    karenanya masyarakat menyampaikan rasa prihatin, menyesalkan dan memohon maaf kpd semua pihak2 terkait.

    3. *Penangkapan scr paksa terhadap beberapa warga, bukan hanya berdampak sosial, juga dampak psikologis, menjadikan kelurga warga yg diamankan trauma, ketakutan dan stres*.

    4. *Karenanya Forum Silaturahim Toga dan Tomas Candipuro menilai jalan yg terbaik untuk penyelesainnya adalah dg cara damai, musyawarah mufakat, ─░shlah. Polisi adalah sahabat dan pengayom masyarakat*

    5. Forum Silaturahim Toga dan Tomas Candipuro mewakili masyarakat, sdh mengupayakan cara diplomasi, penggalangan dukungan dr beberapa Ormas, NU, Muhammadiyah, dll. dr tingkat Desa sd Pengurus Besar di Jakarta, jg menyampaikan kpd aparat kepolisian sampai kepada Kapolri.

    6. Bahwa Yg menjadikan masyarakat beringas sehingga berani mengucapkn kata2 lepas bebas tdk terkontrol, melempari bangunan mapolsek, merusak, membakar kendaraan dan bangunan mapolsek. Adalah karena ada ribuan warga yg berkerumun dan terjadi peristiwa tersebut . *Kerumunan ribuan warga itulah yg menjadikn beberapa warga masyarakat berani melakukan tindakan kriminal*

    7. Karena keterbatasan kami dlm mengupayakan perdamainan dan diplomasi, maka upaya akhir yg akan dilakukan masyarakat adalah. Dengan penuh sadar, tulus, rasa peduli dan prihatin serta tanggungjawab, merasa bersalah, *maka bersama2 akan menyerahkan diri ke polres Lamsel*

    8. Upaya menyerahkan diri warga masyarakat akan dilakukan dg damai, tertib, dan aman.

    9. *Meminta dan memohon agar kiranya Warga masyarakat yang diamankan untuk bisa dilepas dan Bebaskan dlm waktu secepatnya. dan Selanjutnya perbaikan kantor mapolsek candipuro akan menjadi tanggungjawab penuh warga masyarakat candipuro*.

    Demikian dg penuh segala hormat untuk kiranya bisa dikabulkan

    BalasHapus